DISPARBUD GARUT DAN DEWAN KESENIAN GARUT AJAK SEMUA PIHAK PERBANYAK PAGELARAN SENI BUDAYA, AGAR GENERASI MUDA LEBIH MENGENAL DAN MENCINTAI SENI BUDAYA
GARUT, SEPUTARSENI.COM – Dalam rangka apresiasi seni dan budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut menggelar Pagelaran seni dan budaya Calung serta Wayang Golek. Bertempat di Halaman kantor Disparbud Kabupaten Garut, Sabtu malam (26/8/2025).
Pagelaran seni budaya yang digelar di halaman kantor Disparbud Garut tersebut , dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Garut, Wawan Somarwan, S.Sn.
Dalam sambutannya Wawan mengatakan, melalui Pagelaran Seni Calung dari PaSKI dan wayang golek dari Ki.Dalang Naufal Konthea Sunarya tersebut diharapkan mampu menjadi wadah pelestarian kebudayaan. Selain itu, acara ini bukan hanya sekadar menjadi sebuah tontonan yang menarik semata, akan tetapi juga dapat menjadi sebuah tuntunan.
“Tentu ini tidak hanya sebagai tontonan bagi masyarakat, tetapi banyak sekali tuntunan yang bisa diambil di dalamnya sekaligus sebagai budaya yang harus dilestarikan,” ujar Wawan.
Tak hanya itu, Wawan juga menyatakan bahwa pagelaran seni budaya ini akan rutin digelar setiap bulan selama enam bulan ke depan .
“Pagelaran seninbudaya ini akan kami gelar setiap bulan sampai bulan Desember, akan kita suguhkan wayang golek dan kesenian lain nya yang ada di kabupaten Garut,” imbuh Wawan.
Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Garut, Anting Irawan RG mengatakan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Dinas Kabupaten Garut yang telah mewadahi seniman di kabupaten Garut dalam mengekspresikan karya-karya seni nya.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak khususnya Disparbud Garut atas terselenggaranya kegiatan ini, karena Penting bagi kita memelihara dan melestarikan seni dan budaya seperti calung dan wayang golek ini serta kesenian-kesenian tradisonal lainnya,” katanya.
Terakhir, Anting juga mengajak kepada masyarakat khususnya anak muda untuk membangkitkan minat agar dapat mengenal dan mencintai warisan budaya.
“Tentu saja kewajiban untuk mengenalkan seni dan budaya tidak hanya dari pemerintah saja, tetapi peran orang tua, tokoh masyarakat, tokoh seni dan tokoh budaya, dengan cara memperbanyak pagelaran-pagelaran seni dan budaya seperti ini sehingga anak-anak kita dapat mengenal dan mencintai budaya,” tandasnya. (Red)
