FESTIVAL SENI BANGRENG DAN TERBANG BUHUN SE-KABUPATEN GARUT “Momentum Kebangkitan Seni Tradisi Dan Regenerasi Di Tengah Arus Modernisasi”
Garut, seputarseni.com – Dengan mengususung tema “Mupusti Budaya, Ngageuing Rasa, Ngawanohkeun Seni Bangreng Terbang Buhun Titinggal Karuhun” Festival seni tradisi Bangreng dan Terbang Buhun Se-kabupaten Garut sukses digelar selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 April 2026 di halaman Kantor Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian seni budaya lokal sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman tradisional di Kabupaten Garut.
Festival yang menghadirkan puluhan grup seni dari berbagai kecamatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas. Selama tiga hari pelaksanaan, panggung pertunjukan dipenuhi penampilan atraktif yang memadukan nilai tradisi, spiritualitas, serta kreativitas para pelaku seni.
Ketua Panitia Pelaksana H. Dodi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan dukungan masyarakat
“Kami sangat bersyukur festival ini berjalan lancar dan mendapat respon luar biasa dari masyarakat. sebanyak 35 grup peserta telah mengikuti festival, Ini membuktikan bahwa seni tradisi seperti Bangreng dan Terbang Buhun masih memiliki tempat di hati masyarakat dan perlu terus dilestarikan.”

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Garut Drs. Agus Obar Santana menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan identitas seni budaya daerah.
“Festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan regenerasi seniman tradisi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin daerah.”
Daftar Juara Festival Bangreng 2026
Juara 1
Gentra Katineung – Garut Kota
Juara 2
Sinar Gumilang – Cilawu
Juara 3
Putra Simpay Wargi – Cilawu
Daftar Juara Terbang Buhun 2026
Juara 1
Pesat Kencana Putra – Cilawu
Juara 2
Budaya Mekar – Cilawu
Juara 3
Sinar Gumilang – Cilawu
Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional dengan mempertimbangkan aspek kekompakan, keaslian garapan, musikalitas, serta penyajian pertunjukan secara keseluruhan.
Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan seni tradisi di tengah arus modernisasi, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Garut sebagai salah satu pusat kesenian dan kebudayaan di Jawa Barat.(Red)
