PULUHAN PELAJAR DI GARUT IKUTI PASANGGIRI NGA-DONGENG KARYA- KARYA RA.LASMININGRAT
GARUT, SEPUTARSENI.COM – Dalam rangka memperingati 77 Tahun wafatnya Raden Ayu Lasminingrat, Puluhan pelajar SMP/MTS & SMA/MK/MA di Kabupaten Garut ikuti pasanggiri Nga-dongeng sunda yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna R.A. Lasminingrat, Jl. Ahmad Yani, Garut Kota, Kabupaten Garut. Kamis, (24 April 2025).
Hampir semua peserta mampu menunjukan pasemon (ekspresi), wirahma (artikulasi), lentong (logat), maupun bahasa tubuh, menunjukan bahwa para peserta bisa berbahasa sunda dengan wirahma sunda yang melodius dan lentong kasundaan sesuai dengan daerah (wewengkon) masing-masing.
Dalam kegiatan yang menjadi salah satu upaya pendorong ditetapkan nya R.A. Lasminingrat menjadi salah satu pahlawan asal garut ini, tampak hadir Ketua Dewan Kesenian Garut Anting Irawan, dari Kemenag Garut, dari Dinas PAriwisata dan Kebudayaan Garut, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, serta di buka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsifan Kabupaten Garut Drs. H. Totong, M.Si.
Dalam sambutannya Totong mengungkapkan bahwa dia sangat mendukung sekali acara pasanggiri Nga-dongeng seperti ini, karena dalam kegiatan seperti ini ada literasi atau membaca yang mana adalah salah satu bagian tupoksi Dinas Perpustakaan dan Kearsifan.
“saya sangat mendukung sekali dan mengapresiasi kegiatan pasanggiri Nga-dongeng seperti ini, kedepan nya saya berharap bisa di buat buku atau di aplikasikan dalam bentuk film atau drama yang bisa di pertontonkan di Dispusif Kabupaten Garut”, Ujar Totong.
Sementara itu Irno Sukarno sebagai Ketua Panitia Pelaksana menegaskan bahwa dengan dilaksanakan nya kegiatan Pasanggiri Ng-dongeng ini ia berharap Masyarakat dalam hal ini Peserta akan lebih mengenali karya-karya RA.Lasminingrat yang ditampilkan dalam bentuk cerita, serta sekaligus diajak untuk lebih mencintai dan menggunakan Basa Sunda.
“ saya berharap melalui pasanggiri ini Masyarakat, dalam hal ini Penonton dan peserta dapat menarik sari-pati yang terkandung dalam karya-karya RA.Lasminingrat tersebut sehingga mengetahui Pesan tersirat maupun tersurat dari karya-karya RA.Lasminingrat yang ada dalam cerita tersebut”, Ujar Irno.
Selanjutnya Irno berharap melalui Pasanggiri Nga-Dongeng karya-karya dari RA.Lasminingrat ini, Para Pemangku kebijakan (Stake-holder) terkait memiliki bahan tambahan sebagai dasar untuk pengajuan RA.Lasminingrat sebagai Tokoh / Pahlawan Nasional dalam bidang Kebudayaan, khususnya Pendidikan atau Tokoh Literasi Nasional. (Yozzan)
