MENUJU LEMBAGA PELATIHAN YANG LEBIH PROFESIONAL DAN AKUNTABEL, LPK SENI BUDAYA GARUT HADIRI BIMTEK INTENSIF DISNAKERTRANS GARUT
Garut, seputarseni.com – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seni Budaya mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait perizinan, pelaporan, dan pengelolaan lembaga pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut. Selasa, (21/04/2026).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 21 hingga 22 April 2026.
Bimtek ini diikuti oleh berbagai LPK dari beragam sektor, dengan tujuan meningkatkan pemahaman terhadap aspek legalitas, tata kelola administrasi, serta sistem pelaporan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran LPK Seni Budaya menjadi bagian penting dalam upaya mendorong profesionalisme lembaga pelatihan berbasis seni dan budaya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prosedur perizinan lembaga pelatihan kerja, mekanisme pelaporan kegiatan, hingga pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi. Materi ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh LPK dapat beroperasi secara legal, transparan, dan akuntabel.
Perwakilan LPK Seni Budaya menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait tata kelola lembaga, khususnya dalam memenuhi standar administrasi dan regulasi pemerintah.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memperbaiki sistem pengelolaan lembaga, terutama dalam hal perizinan dan pelaporan. Harapannya, LPK Seni Budaya dapat semakin profesional dan terpercaya,” ujarnya.
Kepala Bidang Pelatihan dan Peningkatan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut Tita Puspitasari menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membina dan mengawasi lembaga pelatihan kerja agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah tidak hanya memastikan kepatuhan lembaga terhadap regulasi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas manajemen, kurikulum, serta kompetensi instruktur. Dengan demikian, lembaga pelatihan kerja diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sehingga memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pertumbuhan ekonomi daerah.” Ujar nya.

diharapkan seluruh LPK di Kabupaten Garut, termasuk LPK Seni Budaya, dapat terus meningkatkan kapasitas kelembagaan serta mampu menjalankan operasional yang sesuai dengan regulasi, sekaligus mendukung pengembangan tenaga kerja yang kompeten, khususnya di bidang seni dan budaya.*(Red)*
